Selasa, 30 September 2014

Ikhwahfillah,
Kita pahami bahwa Tarbiyah memiliki sifat kepastian yang akan terjadi sepanjang masa, yang sering kita sebut dengan

حتميّة التّر بيّة

(Kepastian dalam Tarbiyah)

 Sulit Tapi Kokoh;
Tidak ada yang menjamin ada kemudahan dalam proses yang kita jalankan. Setiap waktu,fase dan kondisi selalu ada kesulitan yang kita alami dan selalu bertambah-tambah.

Namun, hasilnya sangatlah KOKOH  apabila hidayah dan Celupan Allah telah masuk ke dalam Hati para Pemuda.

Ia akan siap mengabdi Total kepada Allah dan tampil menjadi pemburu syurga yang siangnya seperti penunggang kuda dan malamnya seperti Rahib yang selalu meleleh air matanya karena takut kepada RobbNya

 Panjang Tapi Terjaga Keasliannya:

Dakwah ini memakan waktu setiap Generasi. Jalan panjang bahu membahu pencapaian cita-cita.

Karenanya Tarbiyah yang menjadi basis pembentukan Rijal-rijal Dakwah memiliki kepastian berupa sangat panjang prosesnya. Tak ada yang sanggup prediksi, berapa lama seseorang harus tarbiyah..

Namun, hasil tempaannya mampu terjaga keasliannya.

Pribadi Asholah adalah mereka yang kepribadiannya akan senantiasa terjaga dan tak lekang dimakan zaman.

Laiknya Abu Tholhah RA, salah seorang Sahabat yang Allah berikan Umur panjang sampai era Ustman RA.

Yang di ujung hidupnya tetap ikut dalam peperangan Maritim melawan ROMAWI.

Can You Imagine?
Kepribadiannya kokoh dan Keasliannya tetap terjaga walau sang Murobbi telah tiada.

 Lambat Namun Terjamin Hasilnya.

Seorang Ulama mengatakan, Dakwah adlah lari estafet dan Bukan Sprint.

Untuk itu diperlukan kesabran dan kerja kolektif sampai ke Garis finish.

Walau terlihat lambat namun ada JAMINAN untuk Hasil yang pasti.

Salah satu Jaminan dalam proses Tarbiyah adalah sikap yang Integral, tidak mendua dan Tidak Terbelah.

Salah satu hasil tempaan trbiyah adalah, Kepribadiaan yang Terjamin ketika menghadapi masa sulit.

Ia tidak akan mengalami turbulensi Aqidah, akhlak, ibadah maupun amal sholih lainnya.

Laiknya Abu Bakar yang tetap membenarkan perkataan Nabi Saw terkait Isra wal Mi'raj dikala banyak muslim yang tak percaya.

Laiknya abu Ayuub al-Anshory dan Istrinya yang memiliki integritas akhlak ketika menepis fitnah Haditsul Ifki yang menimpa Aisyah RA.

Demikian,
Hasil-hasil Tarbiyah yang kelak akan menjadi barisan-barisan Setia Allah.

Karenanya,
Hadirkanlah Samudera kesabaran yang tak kering walau perubahan Iklim atau rekayasa Iklim untuk urusan Tarbiyah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar