Apabila engkau melihat dirimu cenderung berbuat maksiat maka ketahuilah bahwa penyebabnya ialalah kemaksiatan yang telah engkau kerjakan sebelumnya. Sebab, kemaksiatan itu menumbuhkan kemaksiatan yang lain, dan dosa menumbuhkan dosa yang lain. "Kemaksiatan adalah akibat dari kemaksiatan sebelumnya, dan kebaikan setelah kebaikan adalah buah dari kebaikan pertama." Inilah yang di katakan Ibnu Jauzi dalam kitab Saidul Khatir. Para salaf sangat takut dengan kemaksiatan sekecil apapun karena mereka faham bahwa kemaksiatan itu akan memicu kemaksiatan yang lain.
Sufyan berkisah tentang seseorang yang berkata, "Sungguh aku sekali berdusta dan aku melihat pengaruhnya dalam amalanku." (Hilyatul Auliya;5/184)
Abu Sulaiman Ad-darani mengatakan, " Aku sedang sakit dan aku mengetahui dosa mana yang membuatku sakit."
Makhul Asy-Syami berkata, "Aku melihat seseorang sedang shalat. Setiap kali ruku' dan sujud dia menangis maka aku menuduhnya dalam hati bahwa orang tersebut berbuat riya' dengan tangisnya. Karena itu, aku terhalang dari menangis selama setahun."
MasyaAllah begitu hebat pengaruh nya kemaksiatan meski terselubung di dalam hati, kisah para ulama terdahulu membuat kita malu, betapa jauh nya keadan mereka dengan kita saat ini. Ya Allah ya Robb bimbinglah kami agar dapat meneladani genersai emas ummat ini yaitu salafussholeh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar